Minggu, 08 Oktober 2017

Beasiswa Bazma Pertamina - Mengejar Surga Dunia Akhirat



   

                 Mengejar Surga Dunia Akhirat


Tujuan utama manusia hidup di dunia adalah untuk mendapatkan apa yang telah dijanjikan Allah untuk kehidupan abadi kelak, yaitu Surga. Untuk mendapatkan hal itu, manusia berbondong-bondong ingin berbuat kebaikan. Berbagai cara dilakukan, seperti menjalankan segala perintahNya, menolong orang lain, dan sebagainya. Semua itu dilakukan semata-mata untuk menambah amalannya. Bahkan ada amalan-amalan yang jika kita lakukan di dunia maka pahalanya tidak akan terputus meski kita telah meninggal dunia. Amalan-amalan tersebut yaitu sedekah jariyah, anak yang shaleh dan ilmu yang bermanfaat. 
Mengetahui hal itu, saya terdorong bercita-cita ingin menjadi seorang guru sejak Sekolah Dasar. Saya melihat sosok guru adalah sebagai orang dan pekerjaan yang paling mulia. Guru bukan hanya sebagai pengajar yang menekankan pada penguasaan pengetahuan tertentu, tetapi guru juga sebagai pendidik yang berupaya membentuk peserta didik dengan menanamkan sikap dan nilai-nilai karakter.  Hal itu dilakukannya secara optimal agar kita dapat berdiri sendiri dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan masyarakat.  Maka tidak heran jika guru mempunyai sebutan dengan “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”.
Ketika SD saya berpikiran, dengan menjadi seorang guru maka saya dapat memberikan ilmu yang bermanfaat yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus dapat menambah amalan saya sampai saya meninggal dunia. Dengan begitu, saya dapat mengejar surga dunia akhirat, pikir saya kala itu. Hal itulah yang menjadi alasan utama saya memilih jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar  (PGSD) UNJ sebagai pilihan nomor satu dalam pendaftaran jalur SNMPTN saat kelulusan SMA. Dan Alhamdulillah saya keterima sebagai mahasiswa PGSD UNJ melalui jalur SNMPTN tersebut.
Saat akan memulai perkuliahan, saya baru mengetahui bahwa program studi PGSD UNJ mempunyai gedung tersendiri dan dapat dikatakan paling jauh dari kampus pusat yang berlokasi di Rawamangun. PGSD UNJ berada di di Kampus E UNJ yang beralamat di Jalan Setiabudi I nomor 1, Jakarta Selatan. Kampus PGSD ini benar-benar berada di pusat Ibukota Negara Indonesia. Tingginya biaya hidup di pusat Ibukota inilah yang menjadi alasan saya butuh beasiswa ini. Apalagi dengan kondisi saya yang bertempat tinggal di pinggiran ibukota yang setiap hari harus menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam untuk sekali perjalanan.
Dukungan finansial dari orang tua saya pun sudah tidak bisa seterusnya mendukung pendidikan dan kegiatan kampus saya. Diusia bapak yang sudah menginjak kepala 6 sudah tidak bisa lagi bekerja dikarenakan sudah berhenti masa jabatannya atau dapat dikatakan sudah pensiun sejak setahun lalu. Ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga. Biaya kehidupan sehari-hari setelah bapak pensiun pun mengandalkan uang pensiunan itu. Miris rasanya, dengan pendapatan pensiun yang tak seberapa harus masih membiayai saya yang masih harus mengenyam bangku pendidikan. Maka dari itu, saya ingin meringankan salah satu beban orang tua dengan cara saya apply beasiswa Baituzzakah Pertamina. Semoga dengan cara ini saya dapat mengurangi beban orang tua.
Tidak hanya itu, untuk dapat membantu meringankan beban orang tua, saya bekerja sebagai pengajar di bimbingan belajar yang berada di sekitar rumahku.  Pekerjaanku ini bukan saja saya anggap untuk menambah pemasukanku, melainkan menambah pengalamanku sebagai seorang pengajar. Karna sejatinya pengalaman adalah guru yang paling berharga.
Sebagai mahasiswa tugas saya tidak hanya kuliah-pulang kuliah-pulang saja. Tetapi sebagai mahasiswa saya harus dapat mengaplikasikan sebagaimana dalam Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu : Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Sehingga lulus sarjana bisa lebih berkualitas, bukan hanya sekedar lulus dan memperoleh pekerjaan yang hanya menguntungkan diri sendiri, tetapi harus mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Untuk mengembangkan diri, saya aktif mengikuti organisasi yang ada di kampus yaitu, Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi PGSD. Seperti yang saya ketahui, beasiswa Bazma Pertamina tidak hanya membantu kebutuhan finansial saja melainkan menyediakan program-program pengembangan diri. Maka dari itu, saya sangat ingin bergabung ke dalam Yayasan Bazma Pertamina.
Rencana jangka panjang saya setelah lulus adalah menjadi Guru Sekolah Dasar di daerah saya dengan memiliki jabatan Pegawai Negeri Sipil. Hal ini merupakan dambaan kedua orang tua saya yang menginginkan kelak anaknya ada yang menjadi seorang PNS. Semoga hal ini dapat terwujud dan saya pun dapat membahagiakan kedua orang tua saya. Jika Allah berkenan dan ada rezeki saya ingin melanjutkan studi S2 untuk mencapai cita-cita yang lebih tinggi yaitu menjadi Kepala Sekolah ataupun Dosen PGSD bahkan memiliki sekolah atau lembaga pendidikan sendiri sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan.  Dengan bergelut di dunia pendidikan maka saya dapat ikut serta mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang sesuai dengan isi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea 4 ayat 1 yang antara lain disebutkan “…memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa”. Untuk mencapai itu semua saya harus berusaha semaksimal mungkin mengikuti perkuliahan dengan baik, menjadi mahasiswa cerdas yang dapat berguna bagi nusa dan bangsa serta diiringi dengan Do’a kepada Allah SWT.